Mimpi Selamanya

Aku terlanjur, ku terlanjur sayang

Menyayangimu

Sayang mengapa

Bukan hanya aku yang merindukanmu

Selalu.. terbagi..

Mungkin kau bukan yang bisa kumiliki

Selamanya

Mungkin kau hanya menjadi mimpi

Selamanya

Aku sendiri,

kusendiri lagi dan memikirkanmu

Mungkin saja kau bukan,

bukanlah yang kutunggu

Selama ini dihati.. dijiwa..

 

Lirik lagu Drive yang berjudul Mimpi Selamanya. Sebenernya nggak sengaja denger lagu ini, buka-buka folder di komputer langsung add ke winamp. Lagu ini ke play, gue dengerin dan ada perasaan yang seketika berubah. Gue ulang lagi berkali-kali, semakin gue dengerin isi kepala gue semakin riuh bak pasar malam dengan teriakan rasa takut orang-orang yang sedang naik bianglala.

Ingin rasanya berlari dari keramain yang tak lebih ramai dari isi kepala saat ini. Meluapkan semua yang dirasa kepada semesta. Semesta mungkin hanya diam dan tak memberi jawaban, tapi setidaknya bisa membuat gue sedikit lega. Bercerita pada semesta menurut gue lebih baik daripada bercerita pada manusia yang hanya memasang telinga seolah benar-benar ingin mendengarkan padahal berpura-pura. Entahlah, semakin kesini gue semakin banyak menemui fake people, gue jadi takut ketemu orang lain, apalagi bercerita tentang gue ke mereka.

Akhir-akhir ini gue lebih suka sendiri, menghabiskan waktu di rumah dan di kantor, nggak banyak berinteraksi dengan orang lain. Semuanya terasa hambar. Krisis kepercayaan? Mungkin itu yang sedang gue alami sekarang.

Mungkin kau bukan yang bisa kumiliki

Selamanya

Mungkin kau hanya menjadi mimpi

Selamanya

Bait ini sudah berhasil membuat pikiran gue melayang ke sana, ke dia. Nggak bisa gue pungkiri, kadang gue masih suka kepikiran, dan lagu ini bener-bener bikin gue tambah inget sama dia. Gue pengin lupa semua tentang dia, karena emang nggak ada yang perlu diinget.

source: google

source: google

Kita; adalah apa-apa yang tak pernah terjadi.

Gue sama dia mungkin hanya sepenggal cerita semu, imajinasi yang nggak pernah benar-benar terjadi. Tapi sosoknya jelas nyata membekas di hati dan pikiran gue, meskipun nggak senyata di depan mata. Gue nggak pernah beneran tau gimana sosok aslinya, kadang gue ngerasa dia cuma khayalan gue yang saat ini sedang menjalani cerita dengan yang lain. Gue kehilangan tokoh dalam khayalan gue dan itu cukup menyakitkan. Imajinasi yang gue bangun dengan indahnya tiba-tiba rusak, gelap, gue nggak bisa liat warnanya lagi. Imajinasi gue hancur tanpa sempat menemui akhir yang bahagia. Gue terpental jauh karena kehadiran sosok nyata yang beneran ada buat dia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s