Smartphone dan Pengguna Smartphone

Zaman sekarang ini tekhnologi udah semakin canggih, banyak inovas-inovasi yang diciptakan untuk mempermudah kerja manusia. Contohnya, smartphone atau telepon pintar, dengan berbagai macam aplikasi yang diciptakan mampu membuat kegiatan manusia mejadi lebih sederhana. Misalnya, dengan diciptakannya video call para pelaku LDR udah nggak perlu jauh-jauh nyamperin pasangannya yang beda benua cuma buat liat muka.

Lain dari itu, seiring berkembangnya jaman semakin banyak pula orang-orang yang terlihat semakin bodoh. Kalah pintar dengan telepon pintarnya. Ini yang menimbulkan keresahan di diri gue, gue takut orang-orang kena seleksi alam dan speciesnya tergantikan oleh alat-alat modern.

Sederhananya saja, kita dapat melihat dari cara orang-orang memanfaatkan Blackberry Messenger. Beberapa hari yang lalu, banyak beredar broadcast message yang isinya meminta partisipasi seluruh masyarakat Indonesia untuk meyiapkan dan meletakkan sebaskom air garam di depan rumah masing-masing untuk memancing hujan. Gue hargailah untuk kretifitas dan usahanya untuk mambantu korban-korban asap di Sumatera dan Kalimantan. Tapi, mereka itu sadar nggak sih kalo sebagian besar bumi ini tuh laut dan menampung air lebih banyak dari berapa ratus baskom yang diharapkan ikut berpartisipasi? Dan, itu belum mampu memancing hujan untuk turun. Cobalah untuk berpikir lebih smart lagi.

Broadcast-BBM-Hoax

Belum lagi, berita-berita hoax lainnya. Gue sering dapet nih broadcast message yang di akhir kalimatnya kurang lebih bunyinya begini:

“…. sebarkan pesan ini ke seluruh kontak kamu, jika tidak ingin hidupmu ditimpa kesialan. Sorry BC, cuma cari aman aja.”

Tiap dapet message kayak gitu, pengin banget gue teriakin, ” Emang lo Tuhannya?” di depan muka mereka yang kirim pesan hoax. Karena secara nggak langsung, sadar atau nggak itu udah bisa dikategorikan perbuatan syirik, percaya kepada selain Allah SWT. Percaya geh sama broadcast message, nggak takut dosa lo?

Ada lagi, tipe manusia yang ngobrol di recent update. Mereka ini nggak liat kolom chat yang udah disediakan sama blackberry atau emang mau pamer obrolan? Sebegitu pentingnyakah obrolan kalian nyampe gue dan gue harus baca? Tolonglah, noraknya dikurangin. Karena itu cukup meresahkan.

Masih berhubungan dengan recent update. Gue rada sebel juga sama manusia yang suka nyindir manusia lainnya melalui status bbm. Ini bisa mengakibatkan dosa bagi orang-orang yang membacanya. Karena secara nggak sengaja, tiap kita baca status yang isinya sindiran, hal itu memancing kita untuk menerka-nerka siapa yang sedang di sindir, dan jatuhnya malah jadi suudzon. Dosa lagi kan?

Gue juga kadang suka merasa tersinggung sama status yang isinya nyindir, padahal yang disindir bukan gue. Emang guenya aja sih yang baper, hehee..

Kalo mau dosa mah sendirian aja Mbak, Mas. Nggak usah ngajak-ngajak semua penghuni kontak lo.

Kenapa nggak di delcont aja kalo memang meresahkan?

Nah, ini. Kadang gue kepikiran buat hapus kontaknya, tapi gue nggak tega. Gue nggak setega itu untuk mem-bumihangus-kan mereka dari daftar kontak gue. Karena status mereka masih temen gue -yang alay-.

Gue cuma berharap, species-species seperti itu segera punah agar tak lagi meresahkan. Cobalah untuk lebih pintar dalam menggunakan tekhnologi yang semakin canggih, bukan malah semakin norak. Jangan kalah pinter sama gadgetnya.

Manfaatkanlah gadget kalian untuk hal-hal yang memang berguna, dan jadilah manusia yang lebih berguna dari gadget.

Gue bulbull, selamat siang!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s