Terimakasih, Ibu

Hari Ibu, 22 Desember 2015.

Ibu adalah sosok wanita yang sering kali disebut sebagai malaikat tak bersayap

Sosok yang selalu ada bagaimana pun kondisi kita

Sosok yang pantang menyerah, rela melakukan apa pun demi kebahagiaan anak-anaknya

Ibu adalah sosok yang luar biasa hebat yang takkan pernah cukup di deskripsikan oleh ribuan kata.

***

Dua puluh tiga tahun yang lalu, di tanggal yang sama dengan hari ini gue juga terlahir ke dunia ini, terlahir dari rahim seorang wanita yang saat ini gue panggil Ibu. Ibu adalah satu-satunya orang tua yang gue miliki saat ini.

Dua puluh tiga tahun gue hidup di dunia ini, gue sadar kalo gue belum bisa bahagiain orang tua gue, bahkan sampai Ayah gue di panggil sama yang Kuasa.

Saat ini, orang tua yang gue punya tinggal Ibu. Satu-satunya orang yang pengin banget gue bahagiakan. Tapi rasanya apa yang gue lakuin selama ini masih jauh dari kata “membanggakan” untuk Ibu. Boro-boro mau membanggakan, bilang sayang sama Ibu aja jarang banget, atau bahkan nggak pernah. Padahal satu ucapan sayang aja itu bisa bikin Ibu senyum bahagia, sepele sih tapi buat beliau itu berharga banget pasti.

Di perayaan hari Ibu ini, mau ngucapin ‘Selamat Hari Ibu ya, Bu’ kok rasanya ya berat banget, lidah terasa kelu, nggak semudah ngucapin Happy Anniversary sama pacar. Kalian gitu juga nggak? Apa cuma gue doang yang begitu?

Jujur gue pribadi emang agak sulit untuk mengungkapkan perasaan gue ke seorang yang bener-bener-bener gue sayang, ke Ibu contohnya. Karena apa yang tersampaikan oleh kata-kata dari mulut gue nggak akan pernah cukup untuk menggambarkan betapa sayangnya gue ke beliau. Gue pernah coba buat bilang, ‘Bu, aku sayang sama Ibu’ tapi gue urungkan, karena belum sempet gue bilang gitu, gue udah haru biru duluan. Padahal itu kalimat simple banget.

Kenapa buat bilang ‘Aku sayang Ibu’ nggak semudah bilang ‘Aku sayang kamu, yank’, kenapa???

Ya, mungkin emang nggak semua perasaan sayang mampu untuk diucapkan. Kayak misalnya elo yang sayang sama orang tapi nggak berani ungkapin, terus ujungnya mencintai diam-diam. Diam-diam doain dia, diam-diam merhatiin dia, diam-diam kasih perhatian ke dia, terus diam-diam kentut di depan muka dia.

Sama halnya dengan Ibu, doa yang benar-benar tulus dipanjatkan untuk beliau itu lebih mahal dari sekedar ucapan, tapi walau bagaimana pun juga gue bakal tetap berusaha bilang kalau gue SAYANG SAMA IBU.

SELAMAT HARI IBU YA, BU…

SELAMAT HARI KITA :))

Semoga Ibu selalu sehat, diberi umur panjang, selalu jadi penyemangat di dalam keluarga. Nggak ada yang lebih membahagiakan di dunia ini selain melihat Ibu sehat dan tersenyum.

Maaf, kalo selama ini kami anak-anak sering buat Ibu marah, dan kesal

Maafkan kami yang terkadang sering membangkan bahkan membentak

Maaf, karena udah buat Ibu lelah

Maaf, karena nggak banyak menghabiskan waktu sama Ibu

Maaf, karena aku lebih banyak menghabiskan waktu di luar

Maaf, belum bisa memberi yang terbaik untuk Ibu.

selain itu, terimakasih sebesar-besarnya untuk Ibu

Terimakasih, karena telah bertaruh nyawa untuk kami

Terimakasih, karena telah bersedia membesarkan kami

Terimakasih, karena telah bersusah payah menghidupi dan mendidik kami

Terimakasih, karena kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi kami

Terimakasih, karena telah menjadi Ibu sekaligus ayah bagi kami

Terimakasih untuk setiap peluh yang kauteteskan untuk kami.

Terimakasih untuk segalanya, Bu. Segala yang kau berikan dan pertaruhkan untuk kami takkan pernah mampu kami balas. Hanya doa-doa sederhana yang mampu kami panjatkan untukmu, Ibu.

Ibu adalah penyemangat, dia mampu menerima kita dalam kondisi seburuk apapun

Ibu adalah rumah, tempat berteduh, tempat kita berlindung dari hingar bingar dunia

Ibu adalah pengamat, dia selalu tau apa yang terjadi dengan diri kita tanpa kita banyak bicara.

I LOVE YOU, MOM~~~

You are my everything.

Thank for anything.

^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s