Insecure Membunuhmu

Beberapa hari yang lalu gue mendapati seorang cewek yang insecure banget sama mantannya si pacar. Jadi, ceritanya si pacar ini punya mantan yang bisa dibilang cantik, imut-imut, dan dulu kayaknya disayang banget sama si pacar. Sampe-sampe si cewek khawatir banget kalo si pacar balikan lagi sama mantannya. Tapi tolonglah, semua kekhawatiran itu ada batasnya. Kalo si pacar dan mantannya ini baru putus sebulan, dua bulan atau maksimal setahun ya okelah khawatir mereka balikan. Lah ini? Udah lima tahun lebih dan masih aja insecure nggak jelas. Padahal si pacar sama mantannya ini beda kota, beda provinsi, dan bahkan udah nggak pernah komunikasi. Ini antara nggak percaya sama pacarnya atau emang dia merasa nggak lebih baik dan mantannya si pacar? Entahlah ya…

Ngomongin soal insecure, tiap-tiap yang berpasangan pastilah merasakan hal seperti itu. Gue yang nggak punya pasangan aja suka insecure kok, apalagi yang punya, hehee..

“Terus kalo nggak punya pasangan, insecure sama siapa?”

Ya siapa ajalah, suka-suka gue! Apalo?

Gue bisa insecure sama siapa aja, kawan, pacar (kalo pas punya), gebetan, bahkan sama diri sendiri. Insecure itu boleh-boleh aja asal ya sesuai dengan porsinya, jangan berlebihanlah, karena sesuatu yang berlebihan itu emang nggak pernah baik. Insecure itu sebenernya ngajarin kita untuk lebih waspada, tapi harus tetep positive thinking juga.

Kalo ada sesuatu hal yang bikin lo nggak nyaman sama seseorang,ya diutarakan, jangan suka nebak-nebak, dan ambil persepsi sendiri. Karena belum tentu yang lo pikirkan tentang orang tersebut benar adanya.

Gue sering banget insecure, apalagi jamannya masih LDR-an dulu. Ya, Lagi Di mana Relationship.

“Kamu lagi di mana?”

“Aku baru sampai kantor”

“Kamu di mana?”

“Lagi mau main futsal ini sama temen-temen”

“Kamu di mana?”

“Aku lagi nabung di kamar mandi”

Ya gitu-gitu ajakan siklusnya?

Apasih yang sebenernya bikin khawatir?

  1. Dia nggak ada di samping lo
  2. Lo nggak pernah tau kegiatan dia di sana seperti apa
  3. Di saat dia butuh elo dan elo nggak ada di sampingnya, nggak menutup kemungkinan akan ada orang lain yang selalu ada buat dia di sana

Poin terakhir pasti yang bikin was-was banget. Ya gimana nggak, yang selalu ada itu akan lebih berguna. Semakin sering berpikir seperti itu makin lama yang ada malah mencurigai pasangan, ujung-ujungnya berantem terus putus. Putus karena nggak percaya sama pacar. Pacar lagi tidur, disangka lagi selingkuh. Pacar bales chat lama, disangka lagi jalan sama cewek lain, padahal bisa aja kan si pacar emang nggak pernah aneh-aneh di sana, dan yang bikin hubungan rusak ya karena pikiran jelek yang dipelihara. Tak patut tak patut…

Insecure sama diri sendiri, ini juga nggak kalah bahayanya dibanding insecure sama orang lain, atau malah bisa lebih bahaya. Tetep sih yang rusak ya pola pikir sendiri.

Contohnya; Udah usia 25 tahun tapi masih belum punya pacar juga. Apasih yang kurang dari gue? Apa gue kurang cantik? Kurang bergaul? Apa gue terlalu lebay? Gue norak?

Hey dear, you’re beautiful, you’re so funny, banyak yang mau dekat sama lo, mungkin elonya aja  yang terlalu menutup diri, atau elo masih kebayang sakitnya masa lalu.

Khawatir kalau nantinya lelaki baru yang memasuki hidup lo bakal nyakitin elo juga? Wajar sih kalo punya pikiran seperti itu, tapi mau sampai kapan? yang rugi diri sendiri. Kalo terus-terusan mindset-nya seperti itu sampai kapanpun ya bakal tetap takut untuk menjalin hubungan dengan orang baru.

Kekhawatiran itu mucul bukan karena ada sesuatu yang kurang dari diri kita. Tapi karena pola pikir kita yang salah yang terlalu mengkhawatirkan banyak hal yang belum tentu terjadi. Gue jadi inget sama tweet-nya @duniamanji beberapa waktu lalu;

“Jangan terlalu mengkhawatirkan banyak hal. Karena kekhawatiran itu bisa berubah wujud jadi doa jelek.”

Mau kekhawatirannya jadi kenyataan? Enggak kan? Mending ajak pikirannya untuk positive thinking aja, agar supaya lebih berfaedah pun jiwa jadi lebih tenang 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s